Menggosok gigi adalah bagian penting dari kesehatan, tentu hal ini mesti kita ajarkan pada anak sejak sedini mungkin. Tujuannya agar anak terbiasa menggosok gigi dan menyadari betapa pentingnya hal itu. Bayangkan jika anak tidak terbiasa menggosok gigi maka saat beranjak lebih besar orang tua akan kesulitan membiasakannya. Gigi berlubang, gigi berwarna kuning, bau mulut serta berbagai gangguan lainnya akan menjadi dampak buruk jika anak tidak mau menggosok gigi.

Untuk itulah pentingnya setiap orang tua membiasakan anaknya untuk menggosok gigi semenjak dini. Berikut adalah 5 hal penting perlu diketahui orang tentang menggosok gigi pada anak.

1. Mulai mengenalkan anak untuk menggosok gigi semenjak gigi pertamanya tumbuh

Gigi pertama bayi biasanya tumbuh saat dia berusia 8 bulan, sejak inilah sebaiknya orang tua mengenalkan tentang menggosok gigi pada bayi. Pada usia ini tentu bayi belum bisa memegang sikat gigi dan juga belum bisa berkumur, tapi orang tua bisa mengenalkannya dengan cara menggosokkan sikat gigi khusus bayi yang lembut tanpa pasta. Tentu tujuannya utamanya hanya mengenalkan sikat gigi pada bayi dan agar ia akrab dengan aktivitas menggosok gigi

2. Mengajarkan anak untuk memegang sikat gigi dan berkumur

Usia 1 tahun ke atas anak sudah bisa memegang sikat gigi dan juga sudah bisa meludah. Pada tahap ini anak bisa diberikan pasta gigi khusus balita. Walaupun anak sudah mulai belajar meludah dan berkumur resiko tertelannya air mungkin saja terjadi. Maka perlu diperhatikan oleh orang tua untuk memberikan air yang sudah dimasak pada anak untuk menggosok giginya.

3. Mengajak anak rutin menggosok gigi secara teratur saat dia mulai makan

Saat anak beranjak makin besar, tentu dia pun akan makan beragam jenis makanan. Sejak inilah orang tua perlu mengajak anak untuk rutin menggosok gigi minimal 2 kali dalam sehari dan lebih baik lagi menggosok gigi setiap selesai makan.

4. Memilihkan pasta gigi memiliki rasa yang disukai serta aman jika tertelan

Terkadang ada saja anak yang malas atau tidak mau menggosok gigi, maka orang tua bisa menyiasatinya dengan cara memilihkan pasta gigi rasa buah yang disukai anak. Selain itu orang tua juga perlu memperhatikan apakah pasta gigi itu aman tertelan anak atau tidak. Ini penting karena pada tahap awal, tertelannya air saat menggosok gigi suatu hal yang mungkin saja terjadi pada anak.

5. Selalu mendampingi anak saat menggosok gigi

Anak berusia balita perlu didampingi saat ia menggosok gigi. Selain untuk memberikan apresiasi padanya agar terus menggosok gigi dengan rutin, juga untuk mengontrol anak memastikan dia menggosok gigi dengan cara yang benar baik dalam menggunakan pasta, menyikatnya maupun berkumur.

Itulah 5 hal penting yang perlu diketahui setiap orang tua tentang menggosok gigi pada balita. Semoga bermanfaat bagi anda dan buah hati kesayangan.