Rasulullah Saw bersabda,

“Sesungguhnya kamu sekalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama-nama kalian dan nama-nama ayah kalian. Maka baguskanlah nama-nama kalian”
(HR.Abu Dawud )

 

Apalah arti sebuah nama, kalimat ini sering kali kita dengar. Sehingga sebab dari kalimat ini tak jarang hingga akhirnya mengabaikan hak-hak anak dalam pemberian nama atau memberi nama jauh dari adab dan sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah Saw. Nama adalah do’a, jadi saat orang tua memberikan nama yang baik untuk anaknya maka secara tak lansung dia mendoakan kebaikan pada anaknya. Begitu juga sebaliknya.

Pemberian nama pada anak tentu tak hanya sekedar terdengar keren dan beken saja apalagi hanya sekedar ikut-ikutan trend kekinian atau meniru-niru nama-nama orang terkenal tapi jauh dari nilai-nilai Islam. Agar menjadi do’a kebaikan tentu sebaiknya sebelum memberikan nama orang tua harus tau apa alasan memberikan nama itu kepada anaknya ? Dia juga harus mengerti apa makna dari nama tersebut.

Memberi nama dengan nama Abdurrahman dan Abdulllah

Salah satu sunnah nabi adalah memberi nama dengan nama Abdurrahman dan Abdullah . Sebagaimana Sabda Rasulullah Saw dari Ibnu Umar,

“Nama-nama yang paling dicintai oleh Allah adalah ; Abdullah dan Abdurrahman.”
(HR.Muslim) 

Riwayat dari Jabir, ia berkata,

“Seorang pria di antara kami dikarunia seorang putera. Ia pun memberinya nama Al-Qasim. Lalu kami menegurnya, “Kami tidak akan memanggilmu dengan nama Abu Al-Qasim.” Hal ini aku laporkan kepada nabi Saw. Beliau bersabda, 

“Berilah anakmu dengan nama Abdurrahman.” 
(Hadits Muttafaq Alaih)

Memberi nama dengan nama-nama para nabi

Memberikan anak dengan nama-nama para Nabi juga pilihan terbaik bagi anda,  Memberikan anak dengan nama-nama dari orang terpilih dan pilihan oleh untuk menyampaikan kebaikan di muka bumi ini tentu akan bernilai kebaikan. Harapannya tentu kebaikan yang melekat pada nama menjadi kebaikan dalam diri anak

Hindari memberi anak dengan nama-nama yang buruk dan jauh dari nilai-nilai Islam

Tak sedikit orang tua memberikan anaknya nama yang kebarat-baratan, atau mungkin juga menjadikan nama artis sebagai nama anaknya padahal nama itu jauh dari nilai-nilai Islam bahkan memiliki arti yang buruk. Untuk orang tua sangat disarankan untuk tidak memberikan anaknya nama-nama yang buruk itu .

Haram memberi anak nama dengan nama-nama Allah

Nama-nama yang terlarang bahkan diharamkan adalah memberikan anak dengan nama-nama Allah.

Abu Dawud dalam Sunannya berkata bahwa Rabi’ bin Nafi’ telah menceritakan kepada kami dari Yazid bin Al-Miqdam bin Syuraih, dari Ayahnya, dari kakeknya (Syuraih), dari ayahnya (Hani’), bahwa ketika ia bersama kaumnya diutus untuk menemui Rasulullah Saw ke Madinah, beliau mendengar mereka menyebut seseorang dengan kunyah Abu Al-Hakam. Maka beliau lansung memanggil orangnya seraya bersabda,

“Sesungguhnya Allah adalah Al-Hakam (Maha Bijaksana). Kepada-Nyalah hukum (keadilan) dikembalikan. Kenapa kamu memakai kunyah Abu Al-Hakam ?”

Orang itu menjawab, “Sesungguhnya kaumku jika menemukan perselisihan, mereka selalu datang kepadaku untuk kemudian aku selesaikan. kedua belah pihak (yang berselisih) pun menerimanya.” 

Lalu Rasulullah kembali berkata, “Sungguh bagus keputusanmu. Apakah kamu mempunyai anak?” Ia menjawab, “Anakku bernama Syuraih, Maslamah, dan Abdullah.” “Siapa yang paling besar ?” tanya beliau. “Syuraih” jawabku. Kemudian Rasulullah Saw menetapkan, “Jadi, kamu adalah Abu Syuraih” (Hadist Shahih, Al-Albani menshahihkannya)

Nama adalah do’a, maka sudah semestinya kita sebagai orang tua memberikan nama terbaik sebagai bentuk do’a terbaik kita untuknya. Anak-anak kita .

Anda Ingin Meng aqiqahkan Putra Dan Putri Anda?
Hubungi Tenaga Profesional Kami Dapur Aqiqah Untuk Mendapatkan Info Harga dan info lainnya di:
Telp. 085780267758, 081284400807
WhatsApp: 085780267758

link Url : http://dapur-aqiqah.com/seputar-aqiqah/aqiqah-di-daerah-bekasi-085773745147/