Keutamaan Menanamkan Kecintaan Anak Pada Al-quran sejak dini Bag. 1

Keutamaan Menanamkan Kecintaan Anak Pada Al-quran sejak dini Bag. 1

Dari Mush’ab bin Sa’ad bin Abi Waqqash r.a  Rasulullah Saw bersabda :

“Orang terbaik dari kalian adalah orang yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.”

Al-qur’an sebagai kitab suci umat Islam dari sejak diturunkan kepada Rasulullah hingga akhir zaman adalah panduan kehidupan bagi seluruh umat manusia. Sebab, Al-quran adalah panduan hidup setiap umat manusia khususnya umat yang meyakininya (umat muslim) maka setiap muslim wajib untuk bisa membacanya, mentadabburi, menelusuri maknanya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebab, Al-qur’an adalah panduan hidup umat muslim maka setiap muslim harus memiliki kecintaan yang mendalam terhadap Al-qur’an. Dan, menanamkan kecintaan terhadap Al-qur’an bisa dimulai sejak sedini mungkin, saat masih anak-anak. Disini menjadi tanggung jawab orangtualah untuk menanamkan kecintaan pada Al-qur’an dalam diri anaknya. Banyak cara bisa dilakukan untuk menanamkan kecintaan anak terhadap Al-quran. Seperti mendengarkan lantunan ayat suci Al-qura’an sejak anak masih dalam kandungan, mengakrabkan anak dengan Al-qur’an sejak masa kecilnya, mengajarkan anak baca tulis Al-quran dan banyak hal lainnya.

Banyak sekali keutamaan yang didapat saat kita telah mencintai Al-quran dan juga menanamkan kecintaan pada Al-qur’an di dalam diri anak-anak kita. Diantara keutamaan yang di dapat adalah :

1.  Pahala untuk kedua orangtua karena mengajarkan Al-qur’an kepada anaknya.

Diriwayatkan oleh al-Hakim dari Buraidah al-Islami, dari bapaknya r.a, Rasulullah Saw bersabda, “Barang siapa yang membaca Al-qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya, kedua orangtuanya di hari kiamat akan dipakaikan mahkota dari cahaya. Sinarnya persis seperti sinar matahari. Kedua orangtuanya diberi dua perhiasan yang tidak bisa dibandingkan dengan dunia. Keduanya bertanya, ‘Dengan apa kami mendapatkan semua ini?’ Dijawab, ‘Anakmu mempelajari Al-qur’an.

Sementara dalam riwayat lain dari Abu Dawud dari Sahl bin Mu’adz r.a, bahwasanya Rasulullah Saw bersabda, “Barang siapa yang membaca Al-qur’an dan mengamalkannya, niscaya Allah akan memakaikan kepada kedua orangtuanya mahkota di hari kiamat. Cahayanya lebih terang daripada cahaya matahari.”

Itulah janji-janji Allah kepada para orangtua yang berhasil menanamkan kecintaan terhadap Al-qur’an di dalam diri anaknya.

2. Ayat Al-qur’an lebih mudah masuk ke dalam hati dan jiwa anak kecil

Anak kecil itu fitrahnya suci, belum ada maksiat, hati dan pikirannya pun masih bersih dari noda keburukan dunia. Oleh karena itu jika orangtua mengenalkan dan mengajarkan Al-quran kepada anaknya semenjak kecil maka ayat-ayat suci Al-qur’an lebih mudah masuk ke hati dan jiwa anak tersebut. Ketika nilai-nilai kebenaran, firman-firman Allah Swt telah terinstall di hati dan benaknya sejak kecil maka akan mudah hatinya untuk tunduk pada nilai-nilai kebeneran, lebih mudah hatinya untuk taat kepada Allah Swt dan menjalankan setiap perintah Allah Swt.

3. Al-qur’an akan memberikan pengaruh kebaikan dalam diri anak

Al-qur’an memberikan pengaruh yang cukup besar dalam jiwa manusia secara umum. Menggetarkan dan menggerakkan jiwa-jiwa yang telah terpengaruh untuk lebih mencintai Allah Swt lagi. Anak-anak adalah manusia yang paling bersih jiwanya dan paling suci fitrahnya. Setan belum memperngaruhinya. Anak cenderung lebih mudah dalam menghafal Al-qur’an, lebih mudah untuk menerima kebenarannya dan juga lebih mudah untuk mengamalkannya. Dan, kedekatan seorang dengan Al-qur’an akan menjaga jiwanya dari maksiat dan berbagai jenis prilaku buruk.

Itulah 3 keutamaan dari menanamkan Al-qur’an pada anak semenjak dini, InsyaAllah akan kita lanjut untuk keutamaan-keutamaan lainnya di bagian ke 2 tulisan ini.

Anda Ingin Meng aqiqahkan Putra Dan Putri Anda?
Hubungi Tenaga Profesional Kami Dapur Aqiqah Untuk Mendapatkan Info Harga dan info lainnya di:
Telp. 085773745147, 081311225011
WhatsApp. 085773745147,
Line. 085773745147

link Url : http://dapur-aqiqah.com/jasa-aqiqah-online-di-bekasi-utara-teluk-pucung/

Khitan Anak, Syariat yang Penuh Hikmah

Khitan Anak, Syariat yang Penuh Hikmah

Khitan, adalah proses memotong kulup (penutup) zakar pada bayi laki-laki sementara pada bayi perempuan khitan adalah pemotongan sedikit bagian dari ujung klitorisnya. Mayoritas ulama menyebutkan syariat khitan adalah wajib mengacu pada beberapa firman Allah Swt dan Hadits berikut :

Yang pertama adalah tentang syariat mengikuti agama Ibrahim :

“Kemudian kami wahyukan kepadamu (Muhammad), Ikutilah agama Ibrahim yang lurus.” (AN-Nahl : 123) 

Dan khitan adalag ajaran dari Nabi Ibrahim As, Nabi Ibrahimlah laki-laki yang pertama kali dikhitan. Hal ini senada dengan sabda Rasulullah Saw yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari :

“Nabi Ibrahim AS berkhitan pada usia delapan puluh tahun di ‘Qadum’.”

Yang kedua Harb dalam kitab Masail-nya berkata dari Az Zuhri ia berkata, Rasulullah Saw bersabda,

“Barangsiapa yang telah masuk Islam, hendaknya ia berkhitan, meskipun usianya telah dewasa..” 

Sementara untuk waktunya terdapat beberapa pendapat para ulama tentang kapan sebaiknya waktu untuk berkhitan. (Waktu (diwajibkannya) berkhitan adalah ketika seseorang telah masuk usia baligh). Sebab, baligh itulah yang menjadikannya wajib melaksanakan ibadah. Tetapi untuk wilayah Indonesia mayoritas masyarakat mengkhitan anaknya pada usia 7-13 tahun, meskipun ada beberapa orangtua yang sudah mekhitan anaknya semenjak usia balita.

Hikmah dan Kebaikan dibalik Syariat Khitan

Sebagai satu ibadah yang disyariatkan oleh Allah Swt melalui Nabi Ibrahim As tentu khitan memiliki banyak hikmah serta dampak kebaikan. Ibnul Qayyim Al Jauziyah menyebutkan dengan khitan mereka menghiasi dirinya baik lahir maupun batin. Sebab, khitan dapat menyempurnakan fitrah yang diciptakan Allah. Karena itu, sebagian dari kesempurnaan ajaran atau agama yang lurus (Hanifiyyah) adalah tuntunan Nabi Ibrahim Asal dari pensyariatan khitan adalah untuk menyempurnakan hanifiyyah tersebut.

Allah Swt berfirman :

“Shibgah (celupan) Allah. Dan siapakan yang lebih baik shibgahnya daripada Allah?” 

Khitan bagi setiap umat muslim sama seperti halnya memberi tanda khusus yang akan menjadi pembeda dengan umat lain. Jika ada seseorang meninggal dunia dan tidak diketahui apa agamanya maka khitanlah sebagai tanda khusus untuk mengetahui apa agamanya.

Imam Muhammad bin Jarir memberikan pendapat tentang firman Allah, “Shibghahatallah.” (Al-Baqarah : 138) bahwa yang dimaksud dengan shibghah Allah adalah shibhgah (celupan, tanda, warna) islam. Disebut sebagai tanda karena dalam khitan sendiri mengandung unsur bersuci, kebersihan, menghias diri, memperindah ciptaan, mengurangi gejolak syahwat. Ini merupakan unsur-unsur penting dalam diri setiap muslim.

Selain dari sisi syariat Islam ternyata dari sisi kesehatan pun khitan memiliki banyak manfaat seperti mengurangi resiko tertular penyakit menular seksual, mencegah terjadinya penyakit pada penis seperti fimosisi, membersihkan penis, penis lebih terjaga, berkurangnya resiko kanker penis. Sementara bagi wanita khitan bermanfaat untuk menjauhkan dari berbagai jenis penyakit kelamin, membuat wajah lebih ceria dan bahagia dan menstabilkan ransangan syahwat.

Anda Ingin Meng aqiqahkan Putra Dan Putri Anda?
Hubungi Tenaga Profesional Kami Dapur Aqiqah Untuk Mendapatkan Info Harga dan info lainnya di:
Telp. 085780267758
WhatsApp. 085780267758

link Url : http://dapur-aqiqah.com/jasa-aqiqah-online-di-bekasi-utara-perwira/

 

Alasan Kenapa Anda Harus Memberikan ASI Selama 2 Tahun Untuk Anak Anda…

Alasan Kenapa Anda Harus Memberikan ASI Selama 2 Tahun Untuk Anak Anda…

Salah satu kewajiban yang mesti dilakukan oleh seorang ibu terhadap anaknya adalah menyusui selama 2 tahun. Memberikan ASI (Air Susu Ibu) secara eksklusif. Hal ini perlu dipahami oleh seorang ibu maupun calon ibu, sebab menyusui adalah bagian syariat Allah Swt. Allah Swt berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 233 :

“Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ini menyusui secara sempurna…”

Dalam ayat lain Allah Swt juga menyampaikan pada kita tentang menyusui yang sudah menjadi tradisi semenjak dahulu kala :

“…Dan Kami cegah dia (Musa) menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusui-(Nya) sebelum itu….”
(Q.s Al-Qashash : 12)

Banyak Manfaat ASI Bagi Bayi

Banyak sekali manfaat yang didapatkan oleh bayi saat mendapatkan ASI dari ibunya, baik dari sisi kesehatan untuk pertumbuhan fisiknya maupun dari sisi emosional untuk mental dan psikologisnya.

Ibnu sina salah seorang tokoh kesehatan muslim berpendapat tentang pentingnya seorang bayi minum air susu ibu. Ibnu sina mengatakan, “Harus minum air susu ibu sebanyak mungkin. Sebab, dalam dalam mengulum puting susu ibu terdapat manfaat yang sangat besar sekali dalam mencegah apa yang membawa mudharat baginya.”

Dokter al-Baladi juga berpendapat tentang air susu ibu, “ASI lebih cocok untuk semua byi dibandingkan dengan susu yang lain selama sang ibu tidak sakit atau ada penyebab lain yang dapat merusak kualitas air susunya.” Beliau juga menambahkan bahwa dalam ASI terdapat , “Keselamatan, manfaat dan menjaga kesehatan bagi ibu dan anak.”

Kedokteran zaman sekarang pun menemukan banyak sekali kebaikan yang didapatkan oleh bayi saat menyusi dari ibunya secara lansung dari sisi kesehatan diantaranya adalah :

  1. Apabila bayi diberikan ASI ekslusif dipercaya akan jarang terkena diare, sembelit, dan alergi.
  2. ASI ekslusif dipercayai sebagai sumber paling efektif untuk mencegah kematian bayi karena bayi yang di bawah usia 2 bulan apabila tidak disusui adalah enam kali lebih mungkin untuk meninggal yang diakibatkan oleh diare atau infeksi saluran pernapasan akut daripada bayi yang menerima ASI.
  3. ASI mengoptimalkan perkembangan fisik dan mental anak. Bayu dengan konsumsi ASI yang cukup menunjukkan perkembangan IQ yang lebih tinggi daripada anak-anak yang tidak menerima ASI ekslusif. Nutrisi yang cukup adalah kunci utama untuk kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan bayi.
  4. Tidak dingin juga tidak panas
  5. Selalu ada setiap hari
  6. Tidak rusak karena disimpan
  7. Sesuai dengan lambung bayi
  8. Memenuhi segala kebutuhan gizi bayi
  9. Membentuk sistem imun bagi bayi dalam melawan kuman penyakit
  10. Minum susu lansung dari payudara ibu mencegah obesitas bagi ibu dan anak

Itulah beberapa manfaat ASI bagi bayi, selain itu ASI yang diberikan lansung oleh ibunya juga jauh lebih baik. Sebab, dalam proses menyusui, saat sang ibu mendekap tubuh anaknya, saat ibu menatap mata anaknya saat itu terjalin tali kasih antara ibu dan anak yang akan membangun satu ikatan cinta antara ibu dan anak.

Banyak manfaat ASI bagi Ibu

Selain untuk bayi, ASI juga memberikan banyak manfaat untuk ibu. Selain mendapat pahala kebaikan dari menjalankan syariat Allah Swt. Memberikan ASI pada bayi juga banyak memberikan dampak kesehatan bagi ibu. Beberapa dampak kesehatan yang didapatkan oleh Ibu dari proses menyusui adalah :

  1. Mengurangi risiko osteoporosis. Manusia akan mengalami pproses pengeroposan tulang namun kepadatan mineral akan diisi kembali bahkan meningkat apabila seorang ibu memutuskan untuk menyusui. Dan ;
  2. ASI juga melindungi ibu dari jarak hamil yang terlalu cepat karena ASI merupakan sebuah bentuk kontrol kelahiran yang 98% lebih efektif dibandingkan menggunakan kontrasepsi.

Sebagian tambahan bagi Ayah dan Ibu ASI juga membantu untuk menghemat pengeluaran. Anda tentu bisa bayangkan berapa biaya yang bisa dihemat dibanding harus memberikan susu formula pada anak. Tapi, tentu tidak semua ibu bisa merasakan aktivitas menyusui, karena memang ada beberapa ibu yang diberi ujian oleh Allah Swt tidak bisa memberikan ASI pada anaknya karena satu dan lain hal.

Anda Ingin Meng aqiqahkan Putra Dan Putri Anda?
Hubungi Tenaga Profesional Kami Dapur Aqiqah Untuk Mendapatkan Info Harga dan info lainnya di:
Telp. 085780267758
WhatsApp. 085780267758

link Url : http://dapur-aqiqah.com/jasa-aqiqah-online-di-bekasi-utara-marga-mulya/

7 Hal yang Perlu Dimiliki Dalam Pendidikan Anak Ala Nabi

7 Hal yang Perlu Dimiliki Dalam Pendidikan Anak Ala Nabi

Pendidikan anak ala nabi adalah salah satu metode pendidikan terbaik dan telah teruji sepanjang zaman. Sudah semestinya setiap orang tua menjadikan ini sebagai acuan utama dalam mendidik anaknya. Mendidik anak ala nabi adalah jalan untuk melahirkan generasi terbaik, baik dari ketaatan pada Allah Swt, kecerdasan dan kebaikan akhlaknya. Generasi yang tidak hanya sukses di dunia tetapi juga sukses akhirat. Membahagiakan orangtuanya di dunia, membanggakan bangsanya dan juga menjadi sebab masuk surga bagi keluarganya.

Mendidik anak dengan cara Nabi memang bukanlah hal yang mudah, tapi tidak juga berarti mustahil untuk diterapkan. InsyaAllah semua orangtua bisa menerapkannya dalam kehidupan keluarga masing-masih. Selama memiliki hal yang menjadi syarat utama mendidik anak ala nabi. Setidaknya ada 7 hal penting yang perlu dimiliki oleh setiap orang tua dalam pendidikan anak ala Nabi. 7 Hal tersebut adalah :

1. Niat yang tulus karena Allah Swt

Hal pertama yang perlu dimiliki oleh setiap orangtua yang akan mendidik anaknya dengan parenting nabawiyah (mendidik anak ala Nabi) adalah niat yang tulus karena Allah Swt. Mendidik anak dengan cara Nabi tentu menjalan sunnah Rasulullah Saw, sunnah dari manusia pilihan Allah Swt yang dipilih menjadi Nabi penutup. Pondasi utama dari mendidik anak cara Nabi adalah Al-qur’an dan Sunnah. Oleh sebab itu dibutuhkan niat yang lurus dan benar sejak awal dari orang tua saat akan mendidik anaknya. Luruskan niat kalau setiap aktivitas mendidik anak yang dilakukan sebagai ibadah sebagai jalan meraih ridha Allah Swt.

2. Keikhlasan

Hal kedua yang perlu dimiliki oleh setiap orangtua yang akan mendidik anaknya dengan parenting nabawiyah adalah keikhlasan. Syaikh Dr. Muhammad Ratib An-Nablusi mengatakn “Kalau saudara beriman kepada Allah, saudara pasti percaya bahwa mendidik anak merupakan amalan yang paling besar pahalanya secara mutlak. Tapi jujur, kalau tidak beriman kepada akhirat, anak akan terasa sebagai beban yang kalau bisa berada jauh dari saudara. Sangat melelahkan. Ia perlu dijaga, diperhatikan, diajari, ditunjuki, perlu kesabaran (dalam merawatnya), perlu napas panjang, dan kesinambungan.”

3. Keteladanan

Keteladanan, ini adalah kunci utama dari mendidik anak cara Nabi. Yang akan memberi perubahan dan membentuk kepribadian anak bukan nasihat atau petuah-petuah kebaikan saja. Tetapi adalah apa yang dilakukan oleh orang tuanya, itulah yang akan diikuti oleh anak-anaknya.

4. Kesabaran

Mendidik anak bukanlah hal yang sederhana, perjalanannya panjang, membutuhkan pengorbanan dan perjuangan. Untuk itu siapkanlah kesabaran diri yang lebih besar untuk menghadapinya. Sebab tanpa adanya kesabaran anda akan cepat kelelahan dalam menjalani proses mendidik anak.

5. Kesungguhan

Niat yang lurus, ikhlas, keteladanan dan kesabaran. Setelah itu dibutuhkan kesungguhan dalam menjalaninya. Totalitas, sepenuh hati. Mendidik anak mungkin akan melelahkan dan membuat anda merasakan capek di dunia. Dalam prosesnya harus bersungguh-sungguh jangan setelah-setengah. Sebab untuk mendapatkan hasil terbaik mesti memberikan usaha terbaik.

6. Kasih sayang

Kasih sayang adalah penawar saat anda merasa lelah dan capek dalam mendidik anak. Ketika anda berpikir akan berhenti, mau menyerah maka rasa kasih sayang ini bisa menjadi alasan bagi anda untuk terus melanjutkan perjuangan. Kecintaan yang besar pada anak, harapan akan suksesnya anak di masa depan nanti. Kasih sayang dari orang tua juga akan menjadi energi dahsyat bagi anak untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih hebat.

7. Keilmuan

Dan, yang terakhir adalah keilmuan. Semua ada ilmunya, termasuk juga parenting nabawiyah. Saat sudah banyak tersebar seminar, workshop, majelis pengajian dan juga buku-buku yang membahas tentang bagaimana cara mendidik anak ala Nabi. Semua menjadi pilihan bagi kita, apakah mau meluangkan waktu untuk belajar atau tidak ?

Itulah 7 hal penting yang perlu dimiliki dalam mendidik anak dengan cara Nabi.

Anda Ingin Meng aqiqahkan Putra Dan Putri Anda?
Hubungi Tenaga Profesional Kami Dapur Aqiqah Untuk Mendapatkan Info Harga dan info lainnya di:
Telp. 085773745147, 081311225011
WhatsApp. 085773745147,
Line. 085773745147

link Url : http://dapur-aqiqah.com/aqiqah-online-di-bekasi-utara/

5 Alasan Mengapa Perlu Mengajarkan Anak Berjilbab Sejak Dini

5 Alasan Mengapa Perlu Mengajarkan Anak Berjilbab Sejak Dini

Mendidik anak termasuk mendidik agar menutup aurat harus semenjak dini. Banyak orang tua yang membiarkan anaknya begitu saja, bebas tidak berhijab, padahal berhijab atau tidaknya anak menjadi tanggung jawab bagi setiap orang tuanya. Untuk itulah orang tua perlu mendidik anaknya agar berjilbab sejak dini. Berikut adalah 5 alasan mengapa perlu mengajarkan anak berjilbab sejak dini.

1. Berjilbab kewajiban dari Allah Swt untuk setiap muslimah

Allah Swt berfirman :

“Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak darinya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya…”
(An-nur : 31)

Dan dalam surah yang lain Allah Swt juga berfirman :

“Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.”Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah maha Pengampun lagi maha penyayang.”
(Al-Ahzab : 59)

Bagi setiap muslimah mengenakan jilbab yang menutup seluruh auratnya adalah sebuah kewajiban. Sama dengan wajibnya mendirikan shalat, berpuasa dan membayar zakat. Jika kewajiban ini dilanggar oleh seorang muslimah tentu akan membuat dirinya berdosa dan juga orang-orang yang bertanggung jawab atas dirinya seperti suami dan orang tua .

2. Mengenakan hijab adalah bentuk ketaatan ketaatan pada Allah dan Rasulnya

Kalau di bagian tulisan sebelumnya kita telah bahas tentang bagaimana mencintai Allah dan Rasul-Nya maka melaksanakan segala perintah Allah adalah salah satu mewujudkan rasa cinta pada Allah dan Rasul.

Allah Swt berfirman :

“(Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar.”
(An-Nissa : 13)

Dan dalam ayat lain masih tentang hal yang sama Allah Swt berfirman :

“Dan barangsiapa yang menta’ati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu para Nabi, para shiddiqin, para syuhada, dan orang-orang shaleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.”
(An-Nisa’:69)

Dan dalam ayat lainnya :

“dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan
(An-Nur : 52)

3. Berjilbab adalah wujud dari keimanan seorang muslimah

Berhijab atau berjilbab khusus diperintahkan oleh Allah Swt kepada wanita-wanita beriman, tentu menjadi kewajiban bagi setiap orang tua agar mendidik anaknya berjilbab syar’i dan membiasakannya sejak dini. Ini adalah wujud cinta orang tua pada anaknya, wujud kalau anaknya adalah seorang putri yang beriman kepada Allah Swt.

Perintah Allah Swt dalam Al-qur’an pun selalu diawali dengan perintah untuk wanita beriman. Seperti “Katakanlah (wahai Muhammad) kepada para wanita beriman.” Dan juga dalam ayat lain disebutkan : “Dan wanita-wanita yang beriman…..”

4. Berjilbab akan menjaga dan melundungi diri putri anda

Banyak terjadi pelecehan terhadap kaum wanita diakibatkan oleh para wanita itu sendiri, mereka berpakaian tapi telanjang, mengumbar aurat dan memancing syahwat. Berjilbab dan menutup aurat dengan sempurna akan membantu menundukkan pandangan mata kaum laki-laki.

Allah Swt berfirman :

“Supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah maha pengampun lagi maha penyayang” (Al-Ahzab : 59)

5. Berjilbab adalah wujud dari seorang wanita yang memiliki rasa malu

Rasulullah Saw bersabda :

“Sesungguhnya setiap din (baca : agama) mempunyai akhlak, sedangkan akhlak dari agama Islam adalah sifat malu.”
(Shahih Ibnu Majah)

Dalam hadits lain Rasulullah Saw juga bersabda :

“Sifat (rasa) malu seluruhnya adalah kebaikan.”
(HR.Muslim)

Salah satu mutiara berharga dalam diri setiap muslimah adalah rasa malu, malu jika perhiasan dirinya dilihat oleh orang yang bukan mahramnya .

Anda Ingin Meng aqiqahkan Putra Dan Putri Anda?
Hubungi Tenaga Profesional Kami Dapur Aqiqah Untuk Mendapatkan Info Harga dan info lainnya di:
Telp. 085773745147, 081311225011
WhatsApp. 085773745147,
Line. 085773745147

link Url : http://dapur-aqiqah.com/aqiqah-online-di-bekasi-utara-kaliabang-tengah/

Agar Anak Anda Tidak Tersesat di Dunia Maya

Agar Anak Anda Tidak Tersesat di Dunia Maya

Kehadiran internet bagai pisau bermata dua bagi putra-putri kita. Di satu sisi internet adalah karunia zaman yang bisa membantu berbagai keperluan kita akan banyak hal dalam waktu singkat, hanya dengan sekali sentuhan kita bisa menjelajah dunia. Sepuasnya. Namun di sisi lain kehadiran internet juga bisa berbahaya bagi kehidupan kita khususnya untuk anak-anak.

Dibalik begitu banyak kebaikan yang disodorkan oleh internet, ternyata juga membawa tak sedikit keburukan seperti game yang bisa menyebabkan kecanduan, berbagai jenis perjudian online, penipuan dan penculikan anak yang kerap terjadi, pornografi dan hal lainnya.

Kita tentu tak bisa menghentikan pertumbuhan teknologi ini tapi kita bisa menjaga dan mengawasi anak-anak kita agar tidak terjerumus dalam keburukan internet. Berikut adalah tip praktis yang bisa orang tua lakukan agar anak-anak anda tidak tersesat di dunia maya .

1.  Pertimbangkan terlebih dahulu kapan anak benar-benar membutuhkan internet

Sebelum mengizinkan anak untuk mengakses internet maka alangkah jauh lebih baik jika orang tua mempertimbangkan terlebih dahulu kapan anak semestinya dibolehkan untuk mengakses internet ? Parameternya tentu kebutuhan anak, jangan sampai anak anda mengakses internet hanya karena keinginan semata, ikut-ikutan dan bersenang-senang di internet. Sehingga saat membuka internet anak anda bingung mau ngapain akhirnya digunakan untuk hal-hal keburukan.

Kami menyarankan untuk membiarkan anak mengakses internet saat dia benar-benar membutuhkan semisal bahan untuk pelajaran sekolah dan lainnya.

2. Anda perlu menjelaskan pada anak anda dampak dan keburukan di internet

“Nak..hati-hati nanti tangannya luka”

Tentu anda pernah memberikan nasihat itu pada anak anda saat mereka memegang pisau, orang tua menjelaskan pada anaknya agar berhati-hati dalam menggunakan pisau sebab jika tidak maka bisa melukai tangan sendiri.

Ketika mulai mengenalkan internet pada anak, kita sebagai orang tua perlu menjelaskan pada anak tentang kebaikan dan keburukan dari internet.

3. Luangkan waktu untuk mendampingi anak saat berselancar di dunia maya

Untuk meningkatkan pengawasan di awal-awal anda perlu meluangkan waktu untuk mendampingi putra-putri anda saat berselancar di internet. Dalam proses pendampingan ini tentu juga sangat baik jika anak anda terus diingatkan agar berhati-hati dan menjaga diri saat mengakses internet.

4. Mengawasi dan mendampingi anak saat bersosial media

Sosial media, salah satu kecanggihan zaman. Mampu membuat kita terhubung dengan banyak orang lintas kota, provinsi bahkan negara tanpa sekat. Sisi positivenya tentu ini akan memperluas jaringan persahabatan anak-anak kita. Tapi perlu juga diperhatikan kalau sosial media memiliki dampak buruk yaitu membuat anak kita terjerumus dalam pergaulan buruk di sosial media, berkenalan dan berbuat keburukan dengan orang-orang yang tidak baik.

Tak sedikit juga penipuan, penculikan dan berbagai kejahatan anak berawal dari sosial media. Untuk itulah orang tua perlu mengawasi dan mendampingi anaknya saat bersosial media.

5. Tanamkan keimanan dan ketakwaan yang mengakar dalam diri anak

Sebagai orang tua tentu kita tak akan mampu mengawasi anak kita setiap saat, terlebih lagi jika anak-anak kita telah beranjak remaja. Mereka akan memiliki dunianya sendiri, pergi ke tempat yang jauh sehingga kesempatan untuk membersamainya semakin kecil. Untuk itulah kita sebagai orang tua perlu menanamkan keimanan dan ketakwaan yang mengakar dalam diri anak kita. Saat anak memiliki keimanan dan ketakwaan yang mengakar InsyaAllah dia akan tetap menjaga dirinya saat tak bisa kita. Dia akan selalu menghindari diri untuk terjerumus dalam berbagai keburukan di internet, karena dia yakin Allah selalu mengawasinya.

Anda Ingin Meng aqiqahkan Putra Dan Putri Anda?
Hubungi Tenaga Profesional Kami Dapur Aqiqah Untuk Mendapatkan Info Harga dan info lainnya di:
Telp. 085773745147, 081311225011
WhatsApp. 085773745147,
Line. 085773745147

link Url : http://dapur-aqiqah.com/aqiqah-online-di-bekasi-utara-harapan-jaya/

 

Page 3 of 912345...Last »