Terkadang dengan dalih sibuk bekerja orangtua tidak memiliki waktu yang memadai dengan anaknya. Orangtua lebih sibuk menyiapkan kebutuhan anak yang bernilai materi tapi mengabaikan kebutuhan anak berupa waktu luang, kasih sayang, perhatian dan kedekatan. Anak yang mengalami hal ini secara terus menerus akan menumbuhkan rasa kurang percaya diri. Dia merasa tidak diterima oleh lingkungannya, dia takut untuk bergaul secara lebih luas, dia menganggap orang tidak peduli kepadanya. Tentu alasan ini muncul karena si anak melihat sendiri bagaimana orang terdekatnya –orangtua- abai terhadap dirinya

.

Anak yang tidak dekat dengan orangtua akan tumbuh menjadi pribadi yang sulit percaya kepada orang lain. Kurangnya percaya diri dan tidak bisa mempercayai orang lain akan menjadi masalah sendiri yang akan dibawanya hingga saat dewasa nanti. Untuk itu jika saat ini anak anda masih kecil maka anda perlu mengenali tanda-tanda apakah anda sudah dekat dengan anak anda atau belum.

Mungkin 8 tanda anak yang tidak mengalami kedekatan dengan orangtuanya berikut bisa membantu anda mengenali anak anda.

1.  Takut dan tidak mau tinggal sendirian

Tanda pertama anak yang tidak dekat dengan orangtua adalah merasa ketakutan saat ditinggal sendiri. Selalu minta untuk ditemani. Apalagi jika ditinggal dalam waktu yang lama.

2. Lebih suka menyendiri daripada bermain dengan teman-temannya

Tanda yang kedua adalah lebih memilih untuk sendiri dan menghindari bermain dengan teman-temannya. Karena dalam diri anak tumbuh perasaan tidak akan diterima oleh teman-temannya, ia kurang percaya diri untuk bermain bersama.

3. Kurang percaya diri dan minder

Anak yang tidak dekat dengan orangtuanya akan tumbuh menjadi anak yang kurang percaya diri dan suka minder. Merasa dirinya tidak bisa, takut melakukan hal baru dan tidak mau mengekspresikan dirinya.

4. Tidak berani keluar rumah

Saat tidak ada kegiatan anak lebih memilih bermain sendiri di rumah, ada semacam ketakutan yang muncul dalam dirinya untuk keluar rumah dan bermain dengan yang lain.

5. Ekpresi datar dan merasa biasa saja saat berpisah dengan orangtuanya

Anak memiliki ekspresi datar saat ditinggal atau berpisah dengan orangtuanya, bahkan ada sebagian anak yang takut ketika di dekati oleh orangtuanya dan dia tidak mau dipeluk oleh orangtuanya.

6. Cengeng, mudah menangis dan mudah cemas

Anak yang tidak dekat dengan orangtuanya akan tumbuh menjadi anak cengeng, mudah menangis, selalu ketakutan, mudah stress dan pencemas.

7. Mengalami permasalahan dalam belajar dan di sekolah

Anak yang tidak memiliki kedekatan dengan orangtua cenderung sulit dalam belajar, sulit bergaul dan prestasi rendah di sekolah.

8. Sulit dinasehati dan diberi masukan

Anak yang tidak dekat dengan orangtua memiliki satu sikap sulit untuk percaya pada orang lain, indikasinya dia akan sulit juga untuk dinasehati dan diberi masukan, Anak seperti ini cenderung menjadi keras kepala dan menganggap setiap yang dilakukannya itulah yang paling tepat dan paling benar.

Setiap anak membutuhkan kasih sayang dari orangtuanya, untuk itu para orangtua mari bangun kedekatan dengan anak-anak kita. Kebersamaan itu singkat waktunya, manfaatkan sebaik-baiknya sebelum nanti berakhir dengan penyesalan. Jangan sampai kita melahirkan anak yang lemah, cengeng dan jauh dari prestasi hanya gara-gara kita cuek padanya.

Anda Ingin Meng aqiqahkan Putra Dan Putri Anda?
Hubungi Tenaga Profesional Kami Dapur Aqiqah Untuk Mendapatkan Info Harga dan info lainnya di:
Telp. 085780267758
WhatsApp. 085780267758

link Url : http://dapur-aqiqah.com/jasa-aqiqah-online-di-bekasi-selatan/